Kenali Apa itu People Pleaser, Kamu Salah Satunya?
Ilustrasi people pleaser Credit by Dean Drobot
Apa kamu pernah mengalami menjadi seorang yang nggak enakan tapi orang lain malah memperlakukan kamu seenaknya? ya itu salah satu tanda kamu adalah seorang people pleaser. People pleaser personality disorder adalah suatu bentuk kepribadian seseorang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain dan memenuhi ekspetasi orang lain.
Dalam buku Psikologi Sosial oleh W. A. Gerungan Dipl. Psych., dijelaskan manusia merupakan makhluk sosial sehingga membutuhkan orang lain di setiap kehidupan mereka. Dalam kehidupan sehari-hari kita saling menolong dan membantu jika ada diantara kita berada dalam kesulitan. Namun, hal tersebut menjadi keliru ketika seseorang terlalu mementingkan kepentingan dan kebahagiaan orang lain di atas kebahagiaannya sendiri.
Ciri-Ciri Seorang People Pleaser
Ilustrasi people pleaser Credit by freepic
1) Mengiyakan semua permintaan
Yang pertama, salah satu ciri seorang people pleaser adalah selalu mengatakan ya, meski pada kenyataanya kamu keberatan. Sulitnya untuk mengatakan tidak ini didasari adanya rasa tidak enakan ketika menolak sebuah permintaan.Meski menolong itu baik, tapi perlu diingat ya, untuk tahu batasan diri kamu.
2) Enggan meminta bantuan saat diri sendiri kesulitan
Karena sifat tidak enakannya membuat seorang people pleaser enggan untuk meminta bantuan saat dilanda kesulitan. Mereka berfikir jika meminta bantuan akan merepotkan orang di sekitarnya.
3) Selalu memastikan orang lain menyukai dirinya
Salah satu ciri people pleaser yang menonjol adalah mereka merupakan orang yang juga terlalu peduli dengan omongan atau opini orang lain. Hal ini bisa terjadi karena rasa tidak enakan, itu sebabnya mereka cenderung menghindari konflik.
4) Melakukan segalanya agar merasa di terima
Seorang people pleaser takut akan sebuah penolakan, sehingga mereka cenderung melakukan hal yang cenderung menyenangkan orang di sekitarnya hal tersebut dilakukan sebagai bentuk agar dia diterima oleh lingkungannya.
5) Meminta maaf atas hal yang bukan kesalahannya
Ciri lain yang identik pula dengan seorang people pleaser adalah sangat mudah mengucapkan maaf. Meski nyatanya, mengucapkan maaf merupakan hal yang baik dan wajib kita ucapkan. Tetapi, jika berlebihan juga tidaklah baik. Seorang people pleaser sering kali meminta maaf untuk sebuah kesalahan yang tidak diperbuatnya.
6) Menggagalkan diri sendiri melakukan yang diinginkan jika hal tersebut dianggap berpotensi mengecewakan orang lain
Ciri selanjutnya dari seorang people pleaser yaitu melakukan suatu hal sesuai untuk menyenangkan orang lain. People pleaser selalu mengutamakan kebahagiaan orang lain di atas kebahagiannya sendiri, dan mereka bisa tidak jadi melakukan suatu hal bila berpotensi mengecewakan orang lain.
7) Sulit mengekspresikan perasaan yang sebenarnya
Terakhir, seorang people pleaser adalah seseorang yang kesulitan mengekspresikan perasaan yang sebenarnya karena mereka terbiasa mencurangi perasaan dirinya sendiri. Meski nyatanya dia tidak sedang baik-baik saja, nyatanya ia tetap berbura-pura untuk tampil sempurna, keengganan ini didasari oleh adanya rasa takut akan pandangan orang lain.
Setelah membaca ciri-ciri people pleaser, menurutmu, apakah kamu termasuk salah satunya? jika iya, aku akan memberikan cara agar berhenti menjadi seorang people pleaser.
Cara Agar berhenti Menjadi Seorang People Pleaser
1) Berhenti mengatakan 'Ya' ke semua hal
Yang pertama tentu saja kamu harus berhenti belajar mengatakan 'Ya'. Menolak sesuatu tidak selalu merupakan hal yang buruk kok, apalagi jika hal tersebut merugikan dirimu.
2) Belajar mengungkapkan perasaan dan pendapat pribadi
Mungkin selama ini secara tidak langsung kamu bersikap menghindari konflik dan perdebatan. Namun, diamnya kamu sering dianggap sebuah 'persetujuan' oleh lawan bicara dan membuat komentarmu menjadi tidak terlalu penting. Belajarlah untuk mengungkapkan isi hati dan opini kamu yang sesungguhnya kepada lawan bicara.
3) Menanamkan mindset people come and go
Kenapa harus menanamkan mindset tersebut? karena jika kamu menyadari setiap orang datang dan pergi, dan kamu juga menyadari bahwa kamu tidak punya kuasa untuk membuat orang tersebut untuk tetap 'stay', maka kamu tidak akan selalu berusaha membuat orang lain happy dan terlalu menjaga perasaan orang lain. mereka tetap akan pergi ketika sudah waktunya.
4) Put your self first
Bukan hal yang salah jika kita memprioritaskan diri kita, jangan takut di cap egois. karena kita adalah pemeran utama di cerita kita masing-masing.
4) Set bounderies
Eitsss, bukan berarti menjadi seorang yang kaku yaa. Berikan batasan yang jelas, agar mereka lebih menghargai keberadaan diri kita.
Semoga setelah mengetahui ciri-ciri dan solusi agar tidak menjadi people pleaser, kamu bisa membedakan mana sikap baik yang tulus dan mana yang masuk kategori people pleaser. Have a nice day all !


Komentar
Posting Komentar